Berikut beberapa duri yang bisa merusak hubungan pasutri:
Tidak dipungkiri, dengan terjadinya masalah antara menantu dan mertua,
maka hal ini bisa memicu juga terjadinya kerusakan didalam hubungan
pasutri. Karena salah satu pasangan, akan merasa bahwa keluarga besarnya
(orang tua si pasangan – mertua kita) tidak dihargai. Terlebih jika
kita memperlakukan mertua kita dengan kasar, maka hal tersebut jelas
akan mengurangi keharmonisan hubungan pasutri.
2. Membohongi Pasangan.
Bohong disini adalah kebohongan yang bersifat fatal dan bukan
kebohongan yang dibolehkan. Karena pada kehidupan rumah tangga, ada
kebohongan yang dibolehkan, dan ada yang dilarang keras. Diantara
kebohongan yang dibolehkan dalam rangka memberikan motivasi kepada
istri, misalkan hasil masakannya tidak enak, maka suami boleh berbohong
dengan mengatakan : “Wah enak say, belajar terus ya supaya semakin mantabs.. coba
belajar dech dari Mama , mungkin hasilnya akan jauh lebih asyik dari
sekarang ini.. “ (Padahal sudah pengen nyembur karena keasinan)
Dan yang dilarang adalah semisal
tidak terus terang dalam penghasilan, misalkan gaji diterima 2 juta,
ngakunya cuma 1 juta. Kelak jika hal ini terbongkar, maka kecurigaan
takkan ada pernah habisnya.
3. Mencela Pasangan.
Jika anda tidak pandai memuji, maka jangan menjadi pencela! Bisa jadi
istri kita tak secantik wanita diluaran, mungkin punya kekurangan dalam
sisi fisiknya, nah hindarkan mencela , misalkan : “Alah ngapain kamu pake warna kuning, kulit item pake kuning mah SILAU MEN!!” atau“Wah ngaca mulu, kamu itu pake baju apapun tetap gendutnya ga bisa di umpetin kok..” Nah jangan cela pasangan anda.
4. Memukul dengan pukulan yang menyakitkan, terlebih pada bagian wajah.
Hindari hal ini sejauh mungkin,
dan ketahuilah, pasangan yang anda tampar wajahnya, maka seumur
hidupnya dia takkan bisa melupakan kesalahan anda tersebut!
5. Memaksakan kehendak
Dalam beberapa kasus memang hal ini diperlukan, semisal mengkompromikan dan mengatur jadwal waktu liburan, misal minggu ke 1 ke
rumah orang tua suami, minggu ke 2 ke rumah orang tua istri, jika misalnya
setiap liburan selalu dipaksakan sebagaimana kehendak suami, misalkan
hanya kepada orang tua suami saja, padahal orang tua istripun
terjangkau tempatnya, maka ini bisa membuat hubungan juga tidak nyaman.
6. Mencuri uang pasangan.
Yang dibolehkan adalah jika suami benar benar pelit dalam hal nafkah,
maka boleh mengambilnya sesuai dengan kebutuhannya saja. Adapun jika
suami tidak pelit, maka mengambil uang suami secara diam diam bisa
menimbulkan keretakan didalam hubungan sebuah rumah tangga. Terkecuali
ada beberapa tipe suami yang memang sudah memberikan izin dan percaya
kepada istrinya, kalau butuh sesuatu tinggal ambil saja, maka ini beda
kasusnya.
7. Mengungkit ungkit kesalahan.
Hal ini juga mesin perusak hubungan pasutri paling ampuh, disaat
terjadi permasalahan, sedikti sedikit langsung bongkar bongkar,
akibatnya masalah lama kembali diangkat menjadi topik hangat. Maka hal
ini jelas mesti sekuat tenaga ditahan dan dihindarkan, dan memang tak
dipungkiri, mengungkit kesalahan masa lalu, merupakan sebuah senjata
paling ampuh untuk memojokkan pasangan, sekaligus membuat dia bete dan
bisa memutuskan berlalu dari kehidupan anda! Pasangan adalah manusia,
bukan 100% Syetan yang selalu salah, dan bukan 100% Malaikat yang tak
memiliki kehendak.
8. Bersikap terlalu defensif.
Pasangan yang seperti ini adalah pasangan anti kritikan, jika sedikit
di kritik maka dia bisa ceramah sekian jam, nah hindari sikap anti
kritik, kalau sekiranya salah ya akui saja dan segera minta maaf lalu
perbaiki, tak perlu melakukan manuver pembelaan diri yang berlebihan, so
jauhi hal ini .
9. Tidak ada sikap saling terbuka dan jujur terhadap pasangan.
Tipe seperti ini kerap memendam sendiri masalah yang dihadapinya,
efeknya adalah dia stress sendirian, selain itu disaat masalah terkuak
maka sudah melebar dan menjadi sebuah bom yang besar. Nah sikap
keterbukaan dan jujur terhadap pasangan sangat diperlukan, karena
hilangnya rasa saling berbagi, rasa saling melengkapi, sama hal dengan
hilangnya paku paku pada tiang kayu, tinggal menunggu disentuh sedikit,
maka dia akan segera roboh.
10. Tidak menjadi pendengar yang baik.
Ada pasangan yang alergi kalau mendengar keluhan, dia sanggup berkata: “Halaaaah kerjaannya ngeluh mulu loe ah, nikmati donk hidup, jangan kayak manula ngeluuuh mulu…!!”
Nah ini pasangan kurang ajar namanya .. Karena dia sama halnya
membuka pintu keretakan, so justru pasangan adalah tempat curhat dan
cerita yang seharusnya menjadi tempat paling nyaman, jika kepada
pasangan sudah tidak nyaman, maka tunggulah saat… dan jangan pernah
terbersit bahwa pasangan kita ga ada waktu untuk mendengarkannya, karena
orang sibuk belum tentu dia cuek.
Demikian beberapa hal yang dapat menyebabkan kerusakan pada pasangan suami istri yang harus diwaspadai dan jika bisa harus kita hindari. Jika ada pendapat lagi dari para pembaca mengenai hal ini, silahkan dishare disini, tuliskan dikolom komentar di bawah ini. Terima kasih, semoga bermanfaat.
Referensi : http://catatanmy.wordpress.com/2013/12/07/beberapa-hal-yang-bisa-merusak-hubungan-pasutri/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Perhatian!
1. Silahkan masukkan KOMENTAR ANDA di kolom komentar.
2. Berkomentarlah dengan sopan, santun dan bijak, serta tidak spam.
3. Terima kasih atas KOMENTAR dan KUNJUNGAN anda.